Talbiyah adalah doa sekaligus dzikir utama yang mengiringi setiap langkah jamaah haji sejak berniat ihram hingga menjelang tahallul. Bacaan ini bukan sekadar lafaz yang diulang, tetapi bentuk jawaban hamba atas panggilan Allah untuk memenuhi rumah-Nya. Setiap talbiyah yang terucap adalah penegasan ketundukan, keikhlasan, dan pengakuan bahwa seluruh hidup hanya tertuju kepada-Nya.
Bacaan Talbiyah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ
لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ
إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ
لَا شَرِيكَ لَكَ
Artinya:
Penjelasan dan Makna Talbiyah
Talbiyah mengandung makna tauhid yang sangat mendalam. Kalimat “Labbayk Allahumma labbayk” menegaskan kesiapan total seorang hamba untuk memenuhi perintah Allah, baik secara lahir maupun batin. Pengulangan lafaz labbayk menunjukkan keteguhan niat dan kesungguhan dalam beribadah.
Pernyataan “laa syariika laka” menjadi penegasan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji dibangun di atas kemurnian tauhid, tanpa menyekutukan Allah dengan apa pun. Sementara itu, pengakuan bahwa segala puji, nikmat, dan kerajaan hanyalah milik Allah mengajarkan kerendahan hati, bahwa manusia hanyalah tamu yang datang dengan penuh ketergantungan kepada-Nya.
Membaca talbiyah secara terus-menerus selama perjalanan haji juga menjadi sarana menjaga kesadaran spiritual, menenangkan hati, serta menghidupkan rasa kehadiran Allah di setiap langkah. Ia mengingatkan jamaah bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan ruhani menuju ketaatan dan keikhlasan yang lebih dalam.