Kumpulan Doa
DOA MENGGUNTING RAMBUT: Penutup Ibadah dengan Permohonan Ampunan
DOA MENGGUNTING RAMBUT: Penutup Ibadah dengan Permohonan Ampunan

Menggunting atau mencukur rambut merupakan bagian akhir dari rangkaian ibadah haji dan umrah yang dikenal dengan tahallul. Amalan ini menandai berakhirnya masa ihram sekaligus menjadi simbol penyucian diri, pelepasan dosa, dan dimulainya lembaran baru dalam ketaatan kepada Allah. Pada momen inilah, seorang jamaah dianjurkan untuk memperbanyak doa dan harapan agar ibadah yang telah dijalani diterima dan membawa perubahan menuju kebaikan.

Doa Menggunting Rambut

اللَّهُمَّ اثْبُتْ لِي بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً

وَامْحُ عَنِّي بِهَا سَيِّئَةً

وَارْفَعْ لِي بِهَا عِنْدَكَ دَرَجَةً

Artinya: Ya Allah, tetapkanlah bagiku pada setiap helai rambut kebaikan, hapuskanlah dariku pada setiap helai rambut keburukan, dan angkatlah derajatku di sisi-Mu. (Al-Ghazali, Ihya’ ‘Ulumiddin, jilid 1, hlm. 337 — doa yang dinukil sebagai doa Rasulullah ketika mencukur sisa-sisa rambut).

Penjelasan dan Makna Doa

Doa ini mengandung harapan yang sangat dalam. Setiap helai rambut yang gugur dipandang sebagai sebab turunnya kebaikan, penghapusan dosa, dan peninggian derajat di sisi Allah. Ini menunjukkan bahwa dalam Islam, amalan lahir yang sederhana pun dapat bernilai besar ketika disertai niat yang tulus dan doa yang penuh pengharapan.

Menggunting rambut juga menjadi simbol kerendahan hati dan ketaatan total kepada perintah Allah. Seorang jamaah seakan melepaskan identitas duniawi, ego, dan kesombongan, lalu kembali sebagai hamba yang bersih dan siap menjalani kehidupan dengan komitmen iman yang lebih kuat.

Melalui doa ini, jamaah diajak untuk tidak hanya menyempurnakan ritual ibadah, tetapi juga menanamkan tekad agar sepulang dari haji atau umrah, hidupnya dipenuhi amal saleh, akhlak yang lebih baik, dan kesadaran untuk terus mendekat kepada Allah dalam setiap keadaan.