Kumpulan Doa
DOA DI ATAS BUKIT SHOFA DAN MARWA
DOA DI ATAS BUKIT SHOFA DAN MARWA

Ketika Nabi Muhammad Saw dekat dengan bukit Shafa, Beliau membaca:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ. أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ به

Innash-shofaa wal marwata min sya'aa-irillah. Abda-u bimaa bada-allaahu bih.

Artinya: "Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah termasuk sy'iar agama Allah. Aku memulai sa'i dengan apa yang didahulukan oleh Allah."

Kemudian beliau mulai dengan naik ke bukit Shafa, hingga beliau melihat Ka'bah. Lalu menghadap kiblat, membaca kalimat tauhid, bertakbir 3x, lalu membaca:

لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodii laa ilaaha illallaahu wahdah, anjaza wa'dah, wa nashor 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah.

Artinya: "Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, yang melaksanakan janjiNya, membela hambaNya (Muhammad) dan mengalahkan golongan musuh sendirian."

Kemudian beliau berdoa. Beliau membacanya (dzikir di atas dan doa) sebanyak 3x. Di dalam hadits tersebut dikatakan, Nabi Shallallahu'alaihi wasallam juga membaca di Marwah sebagaimana beliau membaca di Shafa. (HR. Muslim 2/888)

Doa dan dzikir yang dibaca di atas Bukit Shafa dan Marwah bukan sekadar rangkaian bacaan dalam ibadah sa’i, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap langkah dalam umroh dan haji adalah perjalanan tauhid, kepasrahan, dan harapan kepada Allah semata. Di tempat inilah hati diajak untuk benar-benar bergantung, memohon, dan menyerahkan segala urusan hanya kepada-Nya.

Maka saat berada di Shafa dan Marwah, luangkan waktu sejenak untuk berdoa dengan penuh kesungguhan. Sampaikan hajat, harapan, dan kegelisahan yang selama ini tersimpan. Karena di antara langkah-langkah sa’i itulah, doa-doa dipanjatkan dengan hati yang paling dekat kepada Allah, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Semoga setiap dzikir yang terucap dan doa yang dipanjatkan di Shafa dan Marwah menjadi sebab diterimanya ibadah umroh, diampuninya dosa, serta dikabulkannya segala kebaikan dunia dan akhirat. Aamiin.